Fan page

Rabu, 03 November 2021

YAHOO!

 Yahoo! Inc. (NASDAQ: YHOO) adalah sebuah perusahaan Internet multinasional yang berpusat di Sunnyvale, California, Amerika Serikat. Perusahaan ini terkenal karena portal webnya, serta mesin pencari (Yahoo! Search), Yahoo! Directory, Yahoo! Mail, Yahoo! News, Yahoo! Finance, Yahoo! Groups, Yahoo! Answers, situs dan layanan periklanan, peta daring, berbagi video, olahraga fantasi dan media sosialnya. Yahoo! adalah salah satu situs web terbesar di Amerika Serikat.[6] Menurut sumber berita, sekitar 700 juta orang mengunjungi situs-situs Yahoo! setiap bulannya.[7][8] Yahoo! sendiri mengklaim bahwa mereka berhasil menarik "lebih dari setengah miliar pengunjung setiap bulannya ke situs-situsnya yang memiliki 30 bahasa."[9]

Yahoo! Inc. didirikan oleh Jerry Yang dan David Filo pada bulan Januari 1994 dan dibentuk 2 Maret 1995. Pada tanggal 16 Juli 2012, mantan eksekutif GoogleMarissa Mayer, ditunjuk sebagai CEO dan Presiden Yahoo!, efektif 17 Juli.[10] Yahoo telah mengangkat satu CEO setiap tahun selama lima tahun terakhir.

Pada 25 Juli 2016, Yahoo resmi diakusisi oleh perusahaan telekomunikasi Amerika SerikatVerizon Communications Inc. dengan nilai 4,83 miliar dollar AS (sekitar Rp 63 triliun).[11][12]

Yahoo! pada awalnya hanyalah semacam bookmark (petunjuk halaman buku), ide itu berawal pada bulan April 1994, saat itu dua orang alumni Universitas Stanford mendapat liburan ketika profesor mereka pergi ke luar kota karena cuti besar. Dua mahasiswa teknik tersebut hanya mempunyai sedikit pekerjaan yang harus dilakukan selain menjelajah internet. Mereka tidak membutuhkan waktu lama untuk mengkompilasi sebuah daftar bookmark yang besar, yang dikelompokkan berdasarkan subjek. Kemudian mereka berpikir untuk memasukannya di web, dan mulai bekerja membuat sebuah program database untuk menanganinya sehingga dapat memberikan hasil secara online.

Pada bulan April 1994 tersebut, bookmark yang tadinya diberi nama “Jerry and David’s Guide to World Wide Web” diganti menjadi Yahoo!, yang mana berasal dari kata “Yet Another Hierarchical Officious Oracle”. Filo dan Yang memilih kata tersebut karena mereka menyukai definisi umum dari kata-kata tersebut, yang mana berasal dari Gulliver’s Travels oleh Jonathan Swift: “rude –kuat-, unsophisticated -sederhana-, dan uncouth –kasar-)

Domain yahoo.com dibuat pada tanggal 18 Januari 1995. Karena Yang dan Filo menyadari potensi besar yang dimiliki oleh website mereka ini, akhirnya pada tanggal 1 Maret 1995, Yahoo diresmikan sebagai badan hukum.

Seperti kebanyakan mesin pencari pada web, Yahoo pun diversifikasi menjadi portal web. Pada akhir 1990-an, Yahoo!, MSNLycos, Excite, dan portal web lainnya mengalami perkembangan yang sangat pesat yang menyebabkan masing-masing portal web berlomba untuk memperluas jangkauan layanan mereka agar para pengguna internet lebih lama singgah pada portal web mereka. Cara yang mereka lakukan adalah dengan mengakuisisi perusahaan-perusahaan lain yang bisa menyediakan servis yang mereka inginkan.

Pada bulan Juli 2012, Yahoo mendapatkan seorang CEO baru yang merupakan bekas salah satu petinggi saingan mereka, GoogleMarissa Mayer.


Pada tanggal 8 Maret 1997, Yahoo mengakuisisi perusahaan komunikasi online Four11. Layanan webmail yang dimiliki oleh Four11, Rocketmail, diubah nama menjadi Yahoo! Mail. Yahoo juga mengakuisi ClassicGames.com dan mengubahnya menjadi Yahoo! Games pada tanggal 13 Maret 1998. Pada tanggal 8 Maret 1998, Yahoo meluncurkan Yahoo Pager, layanan pesan instan yang kemudian berubah nama menjadi Yahoo! Messenger setahun kemudian. Pada tanggal 28 Januari 1999, Yahoo mengakuisisi penyedia web hosting GeoCities. Perusahaan lain yang diakuisisi oleh Yahoo adalah eGroups, yang kemudian menjadi Yahoo! Groups. Akuisisi perusahaan ini terjadi pada tanggal 28 Juni 2000.

Kemudian, untuk meningkatkan layanan pencariannya, Yahoo mengakuisi mesin pencari lainnya pada tahun 2002-an. Pada bulan Desember 2002, Yahoo mengakuisisi Inktomi Corporation. Pada bulan Februari 2005, Yahoo mengakuisi Konfabulator dan mengganti namanya menjadi Yahoo! Widgets, sebuah aplikasi desktop. Pada bulan Juli 2003, Yahoo mengakuisi Overture Services. Inc dan anak perusahaan AltaVista dan AlltheWeb. Pada tanggal 9 Juli 2004, Yahoo mengakuisisi penyedia layanan surat elektronik (email) Oddpost untuk menambah kemampuan Ajax pada Yahoo! Mail yang sudah ada.

Yahoo juga melakukan akuisisi untuk meningkatkan layanannya pada layanan Web 2.0. Yahoo! Launchcast menjadi Yahoo! Music pada 9 Februari 2005. Pada tanggal 20 Maret 2005, Yahoo membeli layanan berbagi foto, Flickr. Pada tanggal 29 Maret 2005, perusahaan ini meluncurkan layanan blogging dan jaringan sosial Yahoo! 360°. Pada bulan Juni 2005, Yahoo mengakuisisi blo.gs, layanan berdasarkan agregasi RSS feed. Yahoo! kemudian membeli kalender acara sosial online Upcoming.org pada 4 Oktober 2005. Yahoo juga mengakuisisi del.icio.us pada tanggal 9 Oktober 2005 dan kemudian toko musik online Webjay pada 9 Januari 2006 yang akhirnya menjadi Yahoo! Music.

Pada tanggal 17 Januari 2006, Yahoo mengakuisisi SearchFox, sebuah web mesin pencari, untuk menyempurnakan Yahoo! Search. Pada tanggal 27 September 2006, Yahoo mengakuisisi Jumpcut.com dan mengubahnya menjadi Yahoo! Video. Kemudian, pada tanggal 17 November 2006, Kenet Works pun diakusisi oleh Yahoo untuk membuat Yahoo! Mobile. Pada 29 April 2007 Yahoo mengakusisi Right Media sebuah penyedia jasa link bisnis iklan online, yang kemudian berganti nama menjadi Yahoo! Search Marketing. Pada tanggal 14 September 2007, BuzzTracker pun diakusisi demi menciptakan Yahoo! News. Belum puas dengan layanannya, Yahoo mengakuisi Maven Networks dan Xoopit, masing-masing untuk meningkatkan pelayanan Yahoo! Video dan Yahoo! MailKoprol, sebuah jejaring sosial asli Indonesia pun tidak luput dari perhatian Yahoo. Pada tanggal 25 Mei 2010, Koprol diakuisisi oleh Yahoo.

NAVER-english article

 Naver (Hangul: 네이버) is a South Korean online platform operated by the Naver Corporation. It debuted in 1999 as the first web portal in South Korea to develop and use its own search engine. It was also the world's first operator to introduce the comprehensive search feature, which compiles search results from various categories and presents them in a single page. Naver has since added a multitude of new services ranging from basic features such as e-mail and news to the world's first online Q&A platform Knowledge iN.

As of September 2017, the search engine handled 74.7% of all web searches in South Korea and had 42 million enrolled users. More than 25 million Koreans have Naver as the start page on their default browser and the mobile application has 28 million daily visitors.[citation needed] Naver has also been referred to as 'the Google of South Korea'.[2]

Naver was created in June 1999 as the first South Korean portal website with a self-developed search engine. In August 2000, Naver began the 'comprehensive search' service, which allows users to get a variety of results from a search query on a single page, organized by type, including blogs, websites, images, web communities, etc. This was five years before Google launched a similar offer with its 'universal search' function.

In the early days of Naver's operation, there was a relative dearth of web pages available in the Korean language. To fill this void, Naver became an early pioneer in user-generated content through the creation of the 'Knowledge iN (Hangul: 네이버 지식인)' service in 2002. In Knowledge iN, users can pose questions on any subject and select among answers provided by other users, awarding points to the users who gives the best answers. Knowledge iN was launched three years before Yahoo! launched its similar 'Yahoo! Answers' service,[3] and now possesses a database of over 200 million answers.

Over the years, Naver has continued to expand its services. It launched its Web comic service 'Webtoon' in 2004 and its personal Blog service in 2005. From 2005 to 2007, Naver expanded its multimedia search services, including music and video search as well as mobile search.

In 2019, Naver reorganized its mobile version of the main screen, excluding search windows and some menus. In response more than 3,000 comments opposing the change have been posted.[4]

Naver introduced new restrictions on comments to protect celebrities from malicious comments by anonymous online audiences in March, 2020. This followed a 2019 incident where a famous K-pop star Sulli committed suicide due to depression after facing a huge amount of malicious comments.[5] Naver replaced the comment box with facial emojis in March, 2020 after criticisms of mental health implications for celebrities.

As of January 19th 2020, Naver now owns Wattpad, an online book service.

In October 2020, Naver was fined 26.7 billion won ($22.9 million) by South Korea's Fair Trade Commission (FTC) for manipulating its algorithm between 2012 and 2015 in favor of its own services such as Smart Store and Naver TV over services provided by rivals.[6][7] Naver's share in the open market sector increased from 4.97% in 2015 to 21.08% in 2018, while competitors' market shares went down.[8][9]

Junior Naver[edit]

Junior Naver (Hangul: 쥬니어 네이버), also known as Juniver (Hangul:쥬니버), is a portal website for children considered similar to Yahooligans. Junior Naver offers services such as avatars, educational content, quizzes, videos, Q&A, and a homework helper. Junior Naver utilizes a panel of experts and educators to filter out harmful content in order to ensure a safe internet environment for children. Ever since its competitors Daum Kids and Yahoo Kids have closed down, Junior Naver is the only children's portal site operating in Korea.

Naver Webtoon[edit]

Naver Webtoon (Hangul: 네이버 웹툰), later simply WEBTOON, is a webcomic platform where users have free access to a variety of webtoons created by professional artists. Users can also pay publishers to view comic books and genre fiction contents online. Naver has incorporated a 'Challenge' section which allows amateurs to post and promote their own works. These days, there are a number of k-dramas that are motivated by these webtoons.

Naver Cafe[edit]

Naver Cafe (Hangul: 네이버 카페) is a service that allows Naver users to create their own internet communities. There were 10.5 million cafes running as of May 2017. One person can make up to 300 cafes.

Naver Blog[edit]

Naver Blog (Hangul: 네이버 블로그) started with the name 'paper' in June 2003, and evolved to 'blog' in October 2003.[10] It had 23 million users as of April 2016.

For two weeks from May 1, 2021, Naver held an event to pay up to 16,000 won to people who posted on Naver blog every day. However, this event was ended early due to a number of incidents where people with multiple IDs. Most people who participated in the event criticized Naver's response.[11]

Naver announced on its official blog that it would resume its "Today's Diary Challenge (Korean: #오늘일기챌린지)" event, which ended early in three days, from May 24. However, only those who participated in the previously discontinued event (who completed the three-day record) can participate in the event.[12]

Naver announced on May 13, 2021 that it would show profile pictures as well if it posts comments on Naver news articles. Previously, it was difficult to recognize users because only four digits in front of the author's ID who commented on Naver news articles were disclosed. Naver expected that it would be easier to recognize users and solve the problem of malicious comments by implementing such services. Critics criticized the company for its censorship of comments.[13]

Naver TV[edit]

Naver TV (formerly Naver TV Cast) is a video streaming and share platform which mainly provides web dramas distributed by Naver.

Knowledge IN[edit]

Knowledge iN (Hangul: 지식iN), formerly Knowledge Search (Korean:지식검색), is an online Q&A platform launched in October 2002.[14] The tool allows users to ask any question and to receive answers from other users. Knowledge iN was an early example of harnessing user-generated content to expand the amount of information available on the web, particularly in the Korean languageBradley Horowitz, former Vice President of Product Strategy at Yahoo!, has cited Knowledge iN as the inspiration for Yahoo! Answers, which was launched three years after Naver introduced the original service.[15][16]

Naver helps with unauthorized publishing in order to attract users to its Knowledge iN service. This contributes to poor quality content on Knowledge iN, as prior answers to a question are left unaltered, and old questions are only allowed small modifications by other netizens. Criticism is also growing as Naver unilaterally controls comments, and edits information that may be against its political positions.[17]

Naver Encyclopedia[edit]

Naver Encyclopedia (Hangul: 네이버 사전)consists of a professional database with over 3 million entries from many different encyclopedias.[18] More than 1000 experts in physics, food, film, and other fields are producing 45 kinds of specialized content in the encyclopedia of Naver knowledge, and 50,000 headwords are accumulated.[18] The Naver Knowledge Encyclopedia also deals with more than 100 public institutions and has received over 900 kinds of DBs.[18]

Naver Mail[edit]

Naver Mail (Hangul: 네이버 메일) is an e-mail service that anyone who is a user of Naver can use. Each people is given up 5GB of storage.

PRISM Live Studio[edit]

PRISM Live Studio (Hangul: 프리즘 라이브 스튜디오) is a live streaming application for both mobile and PC. Streamers can simultaneously broadcast to multiple platforms, also known as simulcasting, while using up to 1080p HD all without increasing the network usage. Platforms supported includes YouTube, Facebook, Twitch, Periscope, V Live, Naver TV, afreecaTV, KakaoTV and RTMP channels. The application can also be used for video editing purposes.[19]

Naver's closed platform is frequently mentioned. Other search engines are not allowed to search their knowledge base and blogs, monopolizing Naver's control over its properties. In April 2011, the second and third portal sites in Korea, Daum and Nate, signed a Memorandum of Understanding (MoU) to open their search for services such as cafe and blogs. Naver did not choose to participate in this MoU.[20]

Naver had been criticized because they abused Real-time Search Terms (Korean: 급상승 검색어) to create public opinion[clarification needed]. Therefore, Naver abolished Real-time Search Terms on 25th February 2021.[21]

Person-related Search Terms (Korean: 인물 연관 검색어) of Naver had been criticized because of the tendency to include defamatory searches. Naver abolished Person-related Search Terms in March 2021.[22]

BAIDU

 Baidu, Inc. (Hanzi: ; Pinyin: Bǎidù, NASDAQ: BIDU) biasa dikenal dengan sebutan Baidu didirikan pada 18 Januari 2000 merupakan perusahaan layanan web yang berpusat di Kampus Baidu yang terletak di Distrik Haidian, Beijing, RRC.[5]

Baidu menawarkan berbagai fasilitas, termasuk mesin pencarian untuk situs web, file audio dan gambar dalam aksara Mandarin. Layanan komunitas dan pencarian yang ditawarkan sebanyak 57 jenis termasuk di antaranya Baidu Baike, sebuah ensiklopedia yang dibangun secara kolaboratif.[6] Baidu didirikan pada tahun 2000 oleh Robin Li dan Eric Xu. Mereka adalah warga RRC yang belajar di luar negeri sebelum akhirnya kembali ke China. Pada Oktober 2012, Baidu berada di peringkat 5 pada ranking Alexa Internet. Pada Desember 2007, Baidu tercatat sebagai perusahaan China yang pertama kali dimasukkan dalam indeks NASDAQ-100.

Pada Januari 2014, kapitalisasi pasar Baidu berdiri pada nilai $55 billion. Merupakan satu dari perusahaan yang didirikan dari nol tersukses sepanjang sejarah bila dilihat dari kapitalisasi pasar, pendapatan, pertumbuhan, dan pengaruh budaya.

Layanan Baidu menyediakan indeks 740 miliar lebih laman internet, 80 miliar gambar, dan 10 miliar data mulimedia, selain itu Baidu juga memasarkan produk ponsel pintar miliknya dengan nama Changhong H5018.

Baidu juga memilikisi layanan ensiklopediaa seperti Wikipedia,dengan nama Baidu Baike (Tionghoa: 百度百科). Terdapat kontroversi bahwa Baidu bekerjasama dengan pemerintah China dalam program sensor. Baidu.com Inc. adalah merek terdaftar di Kepulauan Cayman.[7]

FIREFOX

 Mozilla Firefox, atau Firefox (aslinya bernama Phoenix dan kemudian untuk sesaat dikenal sebagai Mozilla Firebird) adalah peramban web lintas platform bebas dan sumber terbuka yang dikembangkan oleh Yayasan Mozilla dan ratusan sukarelawan.

Sebelum rilis versi 1.0-nya pada 9 November 2004, Firefox telah mendapatkan sambutan yang sangat bagus dari pihak media, termasuk dari Forbes dan Wall Street Journal.[13] Dengan lebih dari 5 juta unduhan dalam 12 hari pertama rilisnya dan 6 juta hingga 24 November 2004, Firefox 1.0 adalah salah satu perangkat lunak bebassumber terbuka (open-source) yang paling banyak digunakan di antara pengguna rumahan.[14]

Melalui Firefox, Yayasan Mozilla betujuan untuk mengembangkan sebuah peramban web yang kecil, cepat, sederhana, dan sangat bisa dikembangkan (terpisah dari Mozilla Suite yang lebih besar). Sejak 3 April 2003, Firefox dan klien surel Thunderbird telah menjadi fokus utama pengembang Yayasan Mozilla untuk menggantikan Mozilla Suite.[15]

Firefox dapat dijalankan pada berbagai macam sistem operasi seperti Microsoft WindowsLinuxMac OS X, dan FreeBSD.


Fitur yang ditawarkan Firefox meliputi penggunaan tab, pengecekan ejaan, pencarian, markah buku (bookmark), mengembalikan sesi, pengunduhan, dan penjelajahan pribadi.[16] Firefox menerapkan beberapa standar web, termasuk HTML4 (juga sebagian HTML5), XMLXHTMLCSSJavaScript, dan DOM.

Di antara fitur populer Firefox adalah pemblokir pop-up yang sudah terpasang di dalamnya, dan sebuah mekanisme pengembangan (extension) untuk menambah fungsionalitas tambahan. Meskipun fitur-fitur ini sudah tersedia untuk beberapa lamanya di peramban-peramban web lainnya seperti Mozilla Suite dan Opera, Firefox merupakan peramban web pertama yang mendapatkan penerimaan dalam skala sebesar ini. Firefox ditargetkan untuk mendapat sekitar 10% pangsa pasar Internet Explorer keluaran Microsoft (peramban web terpopuler dengan margin yang besar (per 2004) hingga tahun 2005, yang telah disebut oleh banyak orang sebagai tahun kembalinya perang peramban web.[17]


Firefox telah mendapatkan perhatian sebagai alternatif kepada Internet Explorer sejak Explorer dikecam karena tuduhan ketidakamanannya—pihak yang setuju terhadap anggapan ini mengatakan Explorer tidak mengikuti standar Web, menggunakan komponen ActiveX yang sering membahayakan, dan kelemahannya terhadap pemasangan spyware dan malware—dan kurangnya fitur-fitur yang dianggap pemakai Firefox penting.[18] Microsoft sendiri telah merespons bahwa mereka tidak menganggap jika isu-isu mengenai keamanan dan fitur Explorer perlu dikhawatirkan.[19]

MAMBO

 Mambo Open Source (MOS) adalah sebuah Sistem Manajemen Konten (Content Management System, CMS) open source yang digunakan untuk menciptakan dan mengelola situs web dari yang paling sederhana sampai aplikasi perusahaan yang paling kompleks sekalipun. Mambo dikenal mudah untuk diinstal, gampang dikelola dan memiliki kapabilitas yang tinggi.

Komunitas Indonesia kemudian membuat situs sendiri agar dapat bekerjasama dalam mengembangkan perangkat CMS yang bersifat open source ini. Selain bertujuan untuk mensukseskan program pemerintah (departemen Komunikasi dan Informasi) tentang IGOS (Indonesia Go Open Source), situs ini juga diharapkan dapat membantu rekan-rekan sesama pengembang situs web agar memiliki referensinya dalam bahasa Indonesia. Situs ini juga diharapkan dapat menghasilkan pengembang-pengembang perangkat lunak, khususnya pengembang situs web berkualitas internasional. Tukar-menukar informasi sangat diharapkan agar dapat bersinergi sehingga akhirnya para pemngembang situs web dapat membuat situs web dengan hasil yang profesional dengan biaya yang relatif murah.

Pada bulan Agustus 2005, para pengembang inti Mambo hengkang dan pada tanggal 16 September 2005 mengumumkan CMS baru yaitu Joomla. Rilis versi awal Joomla yaitu versi 1.0.0 merupakan cloning dari Mambo versi 4.5.2.3. Mambo kemudian memilih pengembang yang baru dan melanjutkan pengembangan Mambo untuk versi selanjutnya. Salah satu pengembang inti Mambo asal Indonesia adalah Adi Setiawan.

Mambo Foundation sebagai pemegang resmi Mambo CMS memiliki situs dan forum resmi.[2][3] Di dalam forum tersebut tersedia forum khusus berbahasa Indonesia[4]

Versi terbaru dari Mambo yang dirilis adalah versi 4.6.4 pada tanggal 23 Mei 2008.


Penghargaan dunia terhadap Mambo seperti ‘Best Free Software Project of the Year’ oleh Linux Format Magazine 2004, ‘Best Linux or Open Source Software’ pada ‘LinuxUser & Developer Award 2004’ di London, Inggris serta Penghargaan ‘Best of Show - Total Industry Solution’ dan predikat ‘ Best Open Source Solution’ pada konferensi Linux Dunia di Boston 2005.

Pada tanggal 1 Juli tahun 2006, anggota yayasan Mambo (Mambo Foundation) memberikan suaranya pada pemilu pertamanya yang diselenggarakan sejak pembentukan yayasan ini pada bulan Agustus 2005. Pemilihan tersebut mengumumkan kepengurusan yang baru untuk melanjutkan misinya kedepan.

Pengambilan suara terbuka bagi semua anggota yayasan mambo. Anggota memberikan suaranya pada pertemuan umum tahunan dengan minat yang tinggi dan partisipasi yang baik. Penghitungan suara menghasilkan:

   * President- Ric Shreves (Indonesia)
   * Vice- President- Akarawuth Tamrareang (Thailand)
   * Treasurer- Paulino Michelazzo (Brazil)
   * Secretary- Alain Schmalz (Switzerland)
   * Ordinary Director- Marco Rossi (Italy)

Hasil pemungutan ini sangat penting untuk di informasikan karena: Pertama, Dewan Pengurus merupakan anggota Tim Mambo yang secara individu aktif terlibat dalam pengembangan CMS Mambo Open Source. Tidak ada keterlibatan dan pengaruh dari luar organisasi. Dengan kata lain, organisasi non-profit ini akan dikelola oleh orang yang sama-sama memiliki prinsip dalam pengembangan dan pengelolaan proyek peranti lunak open source. Fakta lain sebagai catatan adalah pemilihan tersebut menandai awalnya para anggota mengekspresikan keinginan mereka secara demokrasi untuk menentukan sendiri kepengurusannya, yang membuktikan legitimasi dan keabsahan dalam struktur proyek yayasan Mambo.

Presiden terpilih Ric Shreves menyatakan bahwa: "Pemilihan adalah DAS asli untuk proyek tersebut dan menandai sebuah kemajuan. Dewan baru ini terdiri dari berbagai individu yang sehat dan menjamin bahwa kepentingan proyek dan pengguna akan menjadi agenda di tempat kerja. Kepentingan yayasan sekarang tidak akan diragukan lagi selaras dengan proyek sumber terbuka. Saya melihat ke depan untuk sebuah tahun yang positif dari pertumbuhan dan pembangunan konsensusnya."

Dewan Pengurus yang baru ini bekerja efektif sejak Agustus 2006 untuk periode 1 tahun.

Alamat Mambo Foundation, Inc: 3/60 Langridge Street Collingwood Victoria 3066, Australia

WORDPRESS

Jika Anda ingin membuat website, terdapat berbagai cara dan platform yang bisa Anda gunakan. Ada cara yang manual dengan menggunakan coding HTML. Ada juga cara yang lebih mudah, yaitu menggunakan CMS atau Content Management System.

CMS memudahkan Anda untuk membuat website tanpa perlu memahami coding. Terdapat berbagai CMS untuk membuat website dan WordPress adalah salah satunya.

Apa itu WordPress? WordPress adalah platform pembuatan website yang diciptakan oleh Matt Mullenweg dan Mike Little pada tahun 2003. Sejarah WordPress berawal dari ditutupnya software blogging bernama b2/cafeblog, Matt dan Mike sebagai pengguna b2/cafeblog, menginisiasi pembuatan software serupa. 

Di tahun 2004, kedua progammer itu berhasil merilis WordPress 1.0 dengan fungsi-fungsi dasar seperti yang dimiliki b2/cafeblog yang dimodifikasi. Sejak saat itulah perjalanan WordPress dimulai hingga saat ini menjadi CMS paling populer di seluruh dunia.

Yang menarik dari WordPress adalah software yang bersifat open source. Artinya WordPress bisa digunakan secara gratis dan bebas untuk dimodifikasi oleh siapa saja. Selain itu, WordPress menyediakan plugin yang memudahkan pengguna untuk menambahkan fitur di website hanya dengan sekali klik.

Cara penggunaan yang mudah, fitur yang lengkap, dan tentunya gratis menjadikan WordPress sebagai pembuatan website favorit di seluruh dunia. CMS WordPress adalah platform di balik pembuatan 30 persen website di seluruh dunia dan menjadikannya paling populer di antara CMS lainnya. 

WordPress adalah bukti bahwa software gratis tidak lantas menghasilkan website murahan dan kualitas rendah. Buktinya WordPress digunakan oleh berbagai perusahaan besar. Beberapa di antaranya adalah SONY Music, Microsoft News Center, Bata, The Walt Disney Company, The New York Times Company, Mercedes-Benz, dan masih banyak lagi.

Pesohor-pesohor dunia pun juga menggunakan WordPress untuk membuat website pribadi mereka, seperti Katy Perry, Beyonce, Snoop Dogg, The Rolling Stone, dan Usain Bolt.  

Contoh-contoh di atas juga menunjukkan bahwa WordPress telah dipercaya untuk membuat website berkualitas tinggi di seluruh dunia. Mungkin Anda adalah pengguna WordPress selanjutnya. Di poin selanjutnya saya akan membahas tentang alasan-alasan WordPress adalah platform pembuatan website terbaik untuk Anda.

Kelebihan-kelebihan;

1. Ramah untuk Pemula dan Ahli

Kelebihan pertama WordPress adalah kemudahannya sehingga bisa digunakan siapa saja, dari orang yang sudah ahli programming maupun orang awam. Anda tidak perlu menjadi ahli programming dan bisa membuat website profesional menggunakan WordPress.

2. Komunitas Besar

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, 30 persen website di dunia dibuat menggunakan WordPress. Angka tersebut juga menjadikan WordPress sebagai pemegang market share terbesar di platform pembuat website di seluruh dunia.

Para pengguna WordPress pun membuat forum diskusi untuk berbagi insight dan ilmu terbaru tentang cara membuat website dengan WordPress dan optimasinya. Forum diskusi tersebut diadakan baik secara online maupun offline. Bagi Anda yang masih awam dengan website dan WordPress, tidak perlu khawatir karena Anda bisa belajar dari forum-forum diskusi yang mengajarkan tutorial WordPress.

3. Tersedia Banyak Tutorial

Tidak hanya forum diskusi, Anda juga bisa belajar cara membuat website dengan WordPress dan mengoperasikannya dengan tutorial WordPress yang tersebar di internet. Anda bisa belajar dengan membaca artikel tutorial WordPress, video tutorial, atau video tutorial.

4. Plugin Melimpah

Selain tutorial WordPress yang melimpah, plugin WordPress juga melimpah. 

Anda ingin mengoptimasi SEO website? Ada plugin Yoast SEO.

Ingin menambahkan profil media sosial dan tombol share media sosial? Anda bisa menggunakan One Signal dan plugin media sosial wordpress terbaik lainnya.

WordPress menyediakan ribuan plugin untuk memudahkan Anda mengelola dan menambahkan fitur untuk website Anda. Kelebihan ini jarang ditemukan di platform lain. Selain itu, banyak plugin yang menyediakan versi gratis! Anda tidak perlu mengeluarkan uang tambahan untuk fitur-fitur terbaik WordPress.

5. Tema Beragam

Tidak hanya tutorial WordPress dan plugin yang banyak, tema WordPress pun jumlahnya tidak kalah berlimpah. Banyak pengembang yang merilis tema WordPress baik berbayar maupun gratis. Tema-tema WordPress gratis pun tidak kalah bagusnya dari tema-tema berbayar.

kekurangan-kekurangan;

  1. Keamanan. WordPress digunakan oleh lebih dari 30% website seluruh dunia, semakin banyak pengguna ancaman (hacker, DDOS) juga semakin meningkat. Akan tetapi Anda dapat mencegahnya dengan cara menginstal plugin untuk meningkatkan keamanan website WordPress Anda.
  2. Dukungan pihak ketiga. Anda dapat memilih banyak tema dan plugin untuk WordPress dari yang gratis maupun berbayar. Namun, perlu kehati-hatian untuk memilihnya untuk menghindari tema dan plugin yang memiliki bug. Pastikan plugin atau tema yang Anda pilih memiliki penilaian dan review yang baik.
  3. Kecepatan. Karena banyaknya plugin yang tersedia, terkadang orang memasang berbagai plugin tanpa memperhatikan dampaknya. Jadilah pengguna yang bijak, instal plugin yang dibutuhkan saja untuk menjaga performa WordPress. Ada baiknya Anda juga membaca artikel Cara Gunakan Google PageSpeed Insight untuk Optimasi Website.

Jenis WordPress

Sudah cukup yakin menggunakan WordPress untuk membuat website? Nah, selanjutnya ada satu hal lagi yang perlu Anda pahami, yaitu dua jenis WordPress: WordPress.com dan WordPress.org. Mengapa hal ini begitu penting? Sebab keduanya memiliki spesifikasi yang berbeda sehingga website yang dihasilkan juga berbeda.

Secara sederhana, WordPress.com merupakan versi gratis dan WordPress.org versi “berbayar.” Loh katanya gratis? Software WordPress memang gratis. Biaya yang Anda keluarkan tersebut bukan untuk membeli software WordPress, melainkan untuk menyewa hosting dan domain.

Anda memang benar-benar tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali untuk WordPress.com, tetapi dengan syarat dan ketentuan dari WordPress. There is no such a thing as free lunch. Apa saja konsekuensi menggunakan WordPress.com gratis?

Dari ekstensi domain default (www.websiteanda.wordpress.com), kapasitas disk space terbatas, pilihan tema terbatas, tidak bisa install plugin, tidak bisa membuat toko online, hingga tidak bisa memasang iklan.

Berbeda dengan WordPress.org yang memberikan Anda kebebasan modifikasi lebih banyak dibandingkan WordPress.com. Anda bisa memasang plugin, pilihan tema berlimpah, bisa membuat toko online, dan bisa menghasilkan uang melalui iklan AdSense.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design